Akhir - akhir ini ramai diperbincangkan di media sosial dan banyak influencer yang mengkritik bagaimana pemerintah saat ini ketika berbicara di depan publik atau masyarakat hanya menunjukkan sisi positifnya saja.
Misal saja soal MBG selalu yang
disampaikan hanya sisi baiknya saja seperti mampu membuka lapangan pekerjaan,
siswa mendapatkan makanan garatis dan mengurangi beban ekonomi orang tua, atau
saat hari buruh bertanya MBG bermanfaat atau tidak? Kenapa tidak membahas mengenai
keburukannya juga dan evaluasi untuk ke depanya ?
Dalam kontestan politik, ini
disebut sebagai Spin Politik. Menurut Wikipedia Spin Politik adalah suatu cara
atau propaganda yang hanya memberikan interpretasi yang bias dalam suatu
peristiwa untuk mempengaruhi opini publik.
Yaitu dengan hanya menunjukkan fakta yang menguntungkan, mengurangi
fakta yang merugikan, memframing dengan sudut pandang tertentu atau untuk kepentingannya
saja.
Beberapa sisi negatif dari beberapa sektor - sektor yang ada di Indonesia dan perlu kita ketahui
1. Sektor sosial
Pada tahun 2025 tercatat menurut World Bank Center, angka kemiskinan di Indonesia menyentuh angka 68%. Jika populasi masyarakat di Indonesia saat ini adalah sekitar 284 juta, maka ada sekitar 194 juta masyarakat Indonesia mengalami kemiskinan. Salah satu standarnya adalah pendapatan per bulan sekitar Rp 1,5 juta per bulan. Berbeda dengan BPS dengan standar Rp, 500 ribu per bulan sedangkan diatas itu bukan indikator kemiskinan, padahal bahan baku serba naik dan mahal. Pendapatan 1 – 2 juta per bulan pun kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.
| worldbank.org |
2. Sektor keamanan
Memuat dari Tempo.co kasus kriminal yang terjadi sepanjang tahun 2025 terdapay 414.000 kasus. Maka jika dihitung per hari Indonesia telah terjadi setidaknya 1.134 kasus kriminal. Dan lebih mirisnya lagi Indonesia menurut Global Initiative Against Transnasional Organized Crime menduduki posisi ke dua negara dengan tingkat kriminal tertinggi se ASEAN, di atas negara Kamboja.
3. Sektor pendidikan
Viral akhir - akhir ini saat nilai TKA SD – SMP seluruh nasional dibagikan. Mirisnya adalah nilai rata- rata TKA SD – SMP untuk Bahasa Indonesia adalah 60 sedangkan untuk matematika 40.
| instagram.com ( litbangdikbud) |
Bahkan menurut Mendikdasmen Abdul Mu’ti 75% anak usia 15 tahun bisa membaca tapi tidak paham dengan apa yang mereka baca. Padahal mereka adalah generasi penerus bangsa, jika generasinya seperti ini bagaimana bangsa kita ke depanya ?
Di era pemerintahan sekarang rupiah berada pada puncak tertingginya dalam sejarah yaitu menyentuh angka 17.800 ribu. Tidak masalah sebab orang desa tidak pakai dolar. Katanya. Padahal dampaknya justru akan menaikkan tarif impor untuk bahan baku dan biaya produksi yang berdampak berantai pada sektor ekonomi kita.
Dan menurut BPS
angka pengangguran di Indonesia sampai pada angka 7,24 juta di awal tahun 2026
ini. Bagaimana dengan janji 19 juta lapangan pekerjaan yang dijanjikan
Namun data - data ini tidak menjadikan bahwa seluruh sektor yang ada di masyarakat kita buruk semua. Memang pasti terdapat sisi baiknya dan memberikan manfaat kepada masyarakat, namun kita juga harus objektif dalam menyajikan data. Jika masyarakat hanya diberikan data - data positif saja akan melemahkan berpikir kritis mereka dan menganggap bahwa kita sedang baik - baik saja.
Social Media